el-Karima
Rabu, 07 Juni 2017

Ngabuburit Asik di d'Classe Coffe & Gelato

Halo!

Hari ini buka puasa di mana??

Kamu pasti punya tempat buka puasa favorit selain di rumah, kan. Apalagi sekarang ini waktu buka puasa seringkali menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga atau para sahabat. Adakalanya kita butuh suasana baru dalam acara reuni macam ini.

Tempat yang nyaman dengan menu yang menggugah selera tentu jadi salah satu pilihan untuk membatalkan puasa. Apalagi kalo dekorasinya instagramable. Pasti acara ngabuburit jadi makin asik.

Adakah tempat ideal macam itu di kota Blitar tercinta??

Ada, dong. Mampir saja ke d'Classe Coffee and Gelato. Kafe yang terletak di Jalan Sudanco Supriyadi ini menyuguhkan aneka menu spesial dengan suasana yang nyaman.

Italia menjadi tema utama yang diusung oleh d'Classe Coffee and Gelato. Tema ini diwujudkan dalam dekorasi ruangan dan menu yang disajikan.

Dekorasi maupun menunya sangat layak untuk diabadikan. Recommended banget buat para pecinta jeprat-jepret. Kamu yang hobi mengunggah foto via instagram pasti bakalan jatuh hati sama kafe ini.

Trus, makan apa kita di sini?

Sesuai namanya, kopi dan es krim menjadi menu andalan d'Classe Coffe and Gelato. Kalo mau makan yang agak berat, kita bisa pesan pizza dan aneka roti bakar.  Selain itu, ada juga beraneka smoothies plus pilihan topping beragam. Cocok banget buat penyuka makanan sehat, nih.

Tempat oke, makanan oke, lalu
bagaimana dengan harganya?

Sepiring pizza hangat dibanderol dengan harga 30 ribu rupiah. Bila ingin kulit pizza yang lebih tebal, bisa pesan varian pizza super dengan harga 40 ribu rupiah. Diameter pizza-nya lumayan sih, sekitar 20 cm.

Beraneka sayur dan sosis jadi topping pizza ini. Kita bisa request lho sama mas-mas waitress-nya. Kalo misal ada komposisi topping pizza yang mau ditambah atau dikurangi.

Well, sambil nunggu pesanan, saya ajak si Kecil ke etalase gelato (es krim). Duh, girangnya bukan main. Anak kecil emang paling doyan es krim ya. Hihihiii...

Gelato made in d'Classe ini bener-bener spesial. Resepnya dibikin sendiri oleh si Empunya. Menurut cerita, owner d'Classe mengawali usaha kafe ini dari kesukaannya mencoba-coba bikin gelato dengan berbagai varian. Gelato itu lalu diujicobakan pada teman dekat dan kerabat. Hasilnya, banyak yang suka.

Harga 1 cup gelato d'Classe cukup terjangkau. Sepuluh ribu rupiah untuk single cup dan Rp 20.000,- untuk ukuran double. Harga setiap varian gelato sama. Hanya berbeda untuk ukurannya saja.

Single cup besarnya kurang lebih sama dengan ukuran cup nya es krim yang ada di pasaran. Ukuran double cup, sama seperti namanya. Dua kali ukuran cup yang single.

Selain harga yang relatif terjangkau, asyiknya lagi kita boleh cicip gelato secara GRATIS.

Asyiikk!!

Tekstur gelato d'Classe ini lebih creammy dibanding es krim yang sering kita jumpai di toko atau swalayan. Ibarat roti, dia lebih tebal dan lembut. Sensasi dinginnya pas banget buat menghalau dahaga di saat berbuka puasa.

So, jadi buka puasa di sini?

Kalo aku sih, mau banget sering-sering buka puasa di sini. Apalagi, kalo ada yang nraktir. Wkwkwk.

Oiya, d'Classe juga menyediakan ruangan shalat yang cukup nyaman, lho. Jadi kita bisa sekalian sholat sehabis berbuka. Musholla-nya tidak terlalu luas sebenernya. Hanya sekitar 3 x 4 meter. Tapi suasananya tuh teduh banget.

Lukisan ka'bah dan berbagai model kaligrafi menghiasi dinding musholla. Bikin betah berlama-lama di dalam ruangan ini. Tapi, gak bisa lama-lama juga sih. Karena banyak yang ngantri sholat. Hehehe.

Ada satu hal yang bikin saya salut. Beberapa kali saya ke sini pas mau sholat magrib. Saya jumpai mas-mas waitress d'Classe lagi sholat magrib berjamaah di sini.

Pastinya gantian ya sholat jamaahnya. Kan tempatnya kecil, Say. Lagipula kalo semua waitress sholat barengan, siapa pula yang bakal melayani tamu. Hohoo..

I have no idea, apakah sholat berjamaah menjadi salah satu SOP (Standard Operational Procedure) di d'Classe atau bukan. Tapi melihat mas-mas yang bergaya nyentrik itu berdiri merapatkan shaf rasanya bikin hati tambah adem. Sama ademnya dengan gelato racikanmu, Mas.

Cleesss...

Itu tadi salah satu tempat ngabuburit favoritku.

Kalo kamu, di mana tempat ngabuburit favoritmu?

Sabtu, 27 Mei 2017

Mengenal Huruf Al-Quran dengan Fun

Hello, Mommies...

Bulan Ramadhan adalah bulan seribu berkah. Di bulan ini pahala kita akan dilipatgandakan bila dibanding pahala ibadah di bulan-bulan lainnya.

Bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulan Al-Qur'an. Di bulan ini terjadi peristiwa turunnya Al-Qur'an yang dikenal dengan nama Nuzulul Qur'an.

Mommies, sudahkah kita perkenalkan Al-Qur'an pada si Kecil? Apakah batita kita telah mengenal huruf-huruf hijaiyah yang ada di dalam Al-Qur'an?

Nah, senyampang ini bulan Ramadhan, yuk kita mulai perkenalkan Al-Qur'an pada si Buyung dan si Upik. Semoga berkah bulan Ramadhan semakin bertambah dengan amalan mereka mengenal huruf-huruf Al-Qur'an.

Perlu kita ingat ya, Mommies.. memperkenalkan sesuatu yang baru pada batita butuh pendekatan yang FUN. Kita pun tak perlu terlalu kaku dalam menetapkan target buat si Kecil. Cukuplah dia bisa melihat bentuk dan menirukan nama huruf hijaiyah.

Tak perlu terlalu menekankan si Kecil untuk menghafal huruf-huruf tersebut. Namanya juga masih perkenalan. Masa sih, baru kenal sudah disuruh menghafal. Kita aja kalo baru kenalan sama orang kadang suka lupa namanya siapa, ya kan? Heheheehee...

Anyway, saya salut banget ya sama si Pembuat Youtube. Buat saya aplikasi ini berguna banget untuk ibu-ibu minim ilmu macam saya, nih. Dari youtube-lah saya mengenal beragam lagu anak. Mulai lagu berbahasa Inggris sampai lagu Islami.

Dan saya sangat berterima kasih pada beliau-beliau yang telah menciptakan lagu anak-anak. Ini sangat membantu banget dalam proses belajar si Kecil. Apalagi dunia anak kan masih dunia bermain, ya. Jadi, sambil bermain (dan bernyanyi) anak-anak pun bisa belajar.

Salah satu lagu yang saya favoritkan adalah lagu alif-ba-ta. Lagu ini memperkenalkan huruf hijaiyah dengan cara yang fun. Saya jujur belum pernah mengajarkan alif-ba-ta pada si Kecil. Saya sih gampang parno. Takutnya nanti dia terbeban untuk menghafal.

Eh, tau-taunya pas lagi rebahan mau tidur siang, si Kakak (3 tahun) nyanyi-nyanyi, "Alif-ba-ta-tsa-jim-ha-kho...."

Emmm... nggak persis gitu sih pronounciation-nya. Hahaha... Tapi, saya amaze deh. Gimana dia bisa hafal lagu itu, padahal cuma liat dari Youtube? Liatnya berulang-ulang sih. Jadi mungkin secara nggak sadar tertanam di benak dia.

Dan saya juga nggak menekankan untuk liat video lagu itu. Saya cuman download, lalu saya simpan di tablet yang biasa buat liat video youtube. Saya biasakan si Kecil untuk hanya menonton video yang sudah diunduh. Jadi, saya bisa agak tenang karena dia hanya menonton video yang sudah saya ketahui isinya.

Nah, untuk recall memori tentang huruf hijaiyah, saya berencana menggunakan puzzle knob. Itu lho, Mom... puzzle huruf-huruf yang ada handle-nya. Jadi lebih mudah untuk mengeluarkan atau memasukkan kembali puzzle ke lubangnya.

Kenapa saya pilih puzzle knob??

Pertama, karena dia lucu. Eaa... maksudnya, dia punya bentuk 3 dimensi yang tentunya lebih menarik untuk diamati. Bisa dipegang dan diraba bentuknya. Sehingga mempermudah recall memory tentang bentuk huruf hijaiyah.

Eh, bener lho, Mom. Semakin banyak indera yang dilibatkan akan semakin mempermudah si Kecil dalam mengenal serta mengingat sesuatu.

Kedua, namanya puzzle bisa dibongkar-pasang, kan. Nah, ini bisa kita jadikan sebuah game untuk si Kecil. Kita minta si Kecil untuk memasukkan potongan puzzle huruf hijaiyah sesuai lubangnya.

Melalui permainan ini, secara tak langsung Si Kecil akan belajar untuk mengenali huruf-huruf hijaiyah. Saran saya, permainan dilakukan per baris. Jadi, si Kecil tidak kebingungan mencari pasangan tiap puzzle.

Ketiga, sambil melepas-pasang puzzle, kita bisa ajak si Kecil bernyanyi lagu huruf hijaiyah. Nyanyikan sesuai urutan huruf dan sambil memegang hurufnya. Insya Allah seirin berjalannya waktu, si Kecil akan mengenal dan hafal nama tiap huruf hijaiyah yang dipegangnya.

Nah, demikian tips mengenal huruf hijaiyah secara fun. Semoga bisa membantu si Kecil menjadi anak shalih shalihah pecinta Al-Qur'an.

Tutorial Hijab: Gaya Hijab Andalan di kala Ramadhan


Bulan Ramadhan seringkali menjadi awal momentum berhijab bagi seorang muslimah. Beraneka acara keagamaan yang marak di bulan Ramadhan, menuntut seorang muslimah untuk tampil dalam balutan hijab. Belum lagi acara-acara reuni dan kumpul-kumpul yang tak jarang mencantumkan dress code busana muslimah.

Seiring perkembangan mode, hijab pun tampil lebih stylish dan trendy. Kini wanita berhijab tak lagi dibilang kuno dan ketinggalan jaman. Telah hadir beraneka model hijab yang cantik dipandang mata, tapi tetap sesuai fungsinya sebagai penutup aurat.

Tapi, gimana dong kalo kita sebagai newbie dalam urusan model hijab ini? Kita belum terlalu gape pake jilbab yang model berlapis-lapis. Tapi masa iya mau datang ke berbagai acara dengan model hijab yang gitu-gitu aja?

Tenang, ini aku share 2 model hijab andalanku yang simpel abis. Model hijab ini jadi andalan banget pas lagi rush hour, tapi kamu tetep pengen tampil cantik.
Proses bikinnya dijamin super cepat dan gampang. Mudah diaplikasikan, bahkan buat newbie sekalipun. Hasilnya... hmmm, insya Allah tambah cantik.
Ada dua model hijab yang saya suguhkan di sini. Model hijab segi empat (persegi) dan pashmina (persegi panjang). Simak baik-baik yaa..

MODEL HIJAB SEGI EMPAT


1. Lipat hijab menjadi 2 bagian berbentuk segitiga. Letakkan ujung hijab sebelah kiri di atas  kepala
2. Lilitkan ujung hijab yang kanan. Letakkan sisanya di dekat telinga kanan
3. Sematkan jarum pentul untuk merapikan ujung sebelah kanan
4. Rapikan

MODEL HIJAB PASHMINA


1. Letakkan bagian tengah pashmina di tengkuk
2. Letakkan bagian kanan di atas dahi ke arah kiri
3. Juntaikan setengah bagian kiri di pelipis kiri. 4. Letakkan sisa bagian kiri di atas dahi ke arah kanan. 
5. Ikat kuat ujung pashmina sebelah kiri dan kanan.
6-8. Jadikan satu kedua ujung pashmina. Letakkan di bawah lapisan pashmina yang ada di dahi. Beri bros atau jarum pentul.
9. Rapikan.  

Bagaimana, mudah kan? Selain mudah, model hijab ini minim penggunaan peniti dan jarum pentul. Jadi ndak perlu ribet. Hasilnya tetap memukau. Ehemm...

Nah, yang perlu kita perhatikan saat memilih hijab adalah pastikan kainnya tidak transparan. Hijab kan berfungsi sebagai penutup aurat. Kalo bahannya transparan, aurat kita tidak tertutup dengan sempurna.

Selain itu, pastikan pula bahannya nyaman dikenakan. Lebih baik lagi kita pilih hijab yang kainnya adem. Gak bikin gerah. Pemilihan bahan ini perlu  kita perhatikan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

Namanya aja pakai hijab. Sudah pasti kepala dan rambut kita tertutup kain cukup lama. Apalagi buat muslimah yang seharian beraktivitas di luar rumah. Jika bahan hijab yanhlg kita kenakan tidak nyaman, kita pun jadi tidak nyaman dalam berkativitas. Belum lagi rambut rontok dan kulit kepala jadi berketombe. 

Makanya, saya pilih-pilih banget kalo mau beli hijab. Saya pastikan hijab yang saya pakai benar-benar nyaman dan fashionable. Iyess.. menurut saya, hijab yang fashionable (dengan tetap mengedepankan kaidah agama) itu bikin mata jadi adem. Bikin hati jadi ayem. Hehehehe...

Untuk koleksi hijab yang berkualitas, saya suka window shopping di ZALORA. Judulnya sih, window shopping. Tapi, ujung-ujungnya jatuh hati jua. Lha gimana lagi, koleksinya tuh.. bikin meleleh deh.. apalagi, selama aq intip-intip Zalora edisi Ramadhan ini lagi banyak DISKON, cin!!

Olala.. how can I aint love it!!

Kaum hawa gitu yaa.. begitu denger kata DISKON, rasanya jantung berdegub lebih kencang. Ahahahhaa...

THR.. mana THR..???

Hihihiiii...

Well, itu tadi 2 model hijab andalan saya ketika rush hour dan tetap (ngotot) ingin tampil cantik di bulan Ramadhan.
Kalo kamu, Cin, apa model hijab andalanmu..?? 
Jumat, 31 Maret 2017

Review 3 Produk Kecantikan Dove (dari Home Tester Club Indonesia)


Finally saya dapat paket tester Dove dari Home Tester Indonesia. Paket ini terdiri dari beauty bar, anti-perspirant deodorant, shampoo, dan kondisioner. Saya happy banget sejak terima paket tester ini. Aroma wangi lembutnya langsung tercium semerbak sejak paket ini jatuh ke tangan saya. Aroma wanginya langsung bikin saya pengen nyobain produk perawatan ini. Well, this is the review.



Produk pertama yang saya coba adalah  beauty bar. Sabun mandi berbentuk padat ini memiliki aroma yang netral menurut saya. Dia nggak langsung yang kecium wanginya saat kemasan dibuka. Ketika saya coba aplikasikan pada kulit yang sudah dibasahi, rasanya lembut banget. Saya merasa sedang mengaplikasikan pelembab berbentuk padat di kulit saya.

Dove White Beauty Bar: kandungan pelembabnya bikin kulitku lebih lembut dan kenyal.

Tidak terlalu banyak busa yang dihasilkan oleh sabun ini. Beda dengan sabun mandi batangan yang biasa saya pakai di rumah. Tapi, rasanya lebih lembut ya. Kulit juga berasa bersih dan kesat. Setelah saya bersihkan dengan air, saya coba mencubit kulit saya dengan lembut. Kaya di iklannya Dove itu. Eh, kulit saya berasa lumer dan lembab banget loh. Beneran kaya di iklannya, hahaha.. Waktu saya cium kulit saya, aroma wanginya baru deh kecium. Wangi lembut segar gitu. ^^

Habis mandi, saya cobain produk kedua: anti-perspirant deodorant. Sesuai dengan klaim yang ditulis oleh Dove, bahwa si deodorant ini tidak hanya melindungi dari bau badan tak sedap. Tapi juga sekaligus memberikan kelembaban pada area  ketiak. Biar gaul dan nggak eneg bacanya, kita sebut aja keti ya. ;)

Dove anti-perspirant deodorant whitening original: saat dibuka aromanya powdery banget. Pas diaplikasikan di keti wanginya seger lembut. Keti jadi lebih lembut dan harum. 

Itu pula yang saya rasakan saat mengaplikasikan Dove anti-perspirant deodorant ke keti. Beneran kaya ngolesin pelembab ke keti deh. Dan karena judulnya adalah memberikan kelembaban, side effect-nya adalah kita butuh beberapa detik untuk bikin produk ini kering di keti. Sebenernya sih nyaman-nyaman aja kalo misalnya kita mau langsung pake baju setelah olesin si deodoran ini. Tergantung kebiasaan kita aja. Tapi berhubung aku lagi hamil dan gampang banget keringetan, aku pilih kipas-kipas si deodoran ini dulu deh sebelum pake baju.

Nah, kalo untuk wanginya menurutku unik ya. Dove anti-perspirant deodorant ini waktu dibuka penutupnya, aromanya powdery banget. Kaya bedak gitu. Tapi setelah diaplikasikan ke kulit dan kita tunggu beberapa saat, aromanya baru keluar. Wangi, lembut, seger. Hampir mirip sama aroma white beauty bar-nya.

Itu tadi review 2 produk Dove yang aku dapet kali ini. Shampoo dan kondisioner menyusul ya.. karena hari ini belum jadwalnya aku keramas. Hehehe.. sabar.. sabar...

Hahahaa... terima kasih uda sabar nungguin waktunya aku keramas. Sekarang aku mau berbagi pengalaman keramas pake sampo dan kondisioner Dove. 

Dove shamoo & conditioner total damage solutions: langsung bikin rambut aku lembut dan bervolume sejak pertama kali keramas. Wangi lembutnya tahan lama. 

Sampo dan kondisioner yang aku terima ini adalah seri total damage treatment. Kandungan bahan keratin repair actives dalam seri perawatan rambut ini asli langsung bikin rambut terasa lembut sejak pertama kali keramas. And, after my hair getting dry... rambut langsung berasa mengembang. Bervolume gitu. Ringan dan nggak lepek. Aromanya pun wangi lembut tahan lama. 

Sensasi ini masih aku rasakan pada hari ke-2 setelah keramas. Padahal, aku berhijab. Biasanya, sampo yang biasa aku pakai 'memaksa'-ku untuk sering-sering keramas. Karena rambut yang tertutup hijab nih sering banget jadi lepek. Tapi, dengan Dove total damage treatment ini nggak lagi. 

Aku bisa keramas 2 x seminggu saja. Efek rambut ribgan bervolume nan wangi ini bisa kunikmati lebih lama. Walaupun tidak terlalu sering keramas. 

Ada baiknya kita gunakan produk perawatan rambut ini sepaket ya. Sampo plus kondisionernya, bukan hanya salah satu aja. Penggunaan sepaket membuat efek lembut dan bervolume lebih terpampang nyata. Pemakaiannya pun gak ribet kok, gals. Habis keramas, peras rambut sampai tersisa air sedikit aja di rambut. Habis gitu oles-oles deh pake kondisionernya. Diemin sebentar dan bilas pake air bersih. Udah deh... jadilah rambut yang lebih lembut, mengembang, dan tergerai indah. 

Well, itu tadi review dari 3 produk Dove yang aku dapat dari Home Tester Club Indonesia. Apakah kamu pernah coba produk-produk tersebut? Produk apa saja yang pernah kamu coba?

Yuk, share di kolom komentar. Review kamu bisa membantu banyak orang untuk memilih produk terbaik yang akan mereka gunakan.


Rabu, 22 Maret 2017

Belajar Menata Hati dari Sebuah Lemari: Tutorial Bikin Lemari Jadi Rapi Jali


"Your mind is a cupboard and you stock the shelves".

Saya menemukan quotes di atas dari mesin pencari google. Awalnya saya ingin cari quotes yang cocok dengan tema tulisan kali ini: lemari. Saya pikir quotes ini  lumayan match ya. Lemari ibarat pikiran kita. Dan kitalah yang menyediakan (atau katakanlah menata) rak-raknya.
Jujur deh, saya terinspirasi nulis ini setelah dibuat pusing 7 keliling saat harus mencari sesuatu di dalam lemari dokumen. Sebut saja namanya begitu. Lemari ini memang berisi banyak dokumen penting yang saya tumpuk begitu saja.

Duh, Gusti! Repotnya minta ampun!!Saya harus ubek-ubek dan lempar-lempar barang yang nggak penting di dalam lemari itu.Hanya untuk cari 1 dokumen yang harus segera disetor besuk pagi. 

Bayangkan pikiran kita bagaikan isi lemari seperti gambar di bawah ini.


Nah, AHA MOMENT ini kemudian saya wujudkan dalam bentuk kreasi 'kotak ajaib' untuk menyimpan barang-barang yang ada di lemari. Kotak ajaib ini berhasil merubah lemari yang acak adut jadi lebih aduhai dipandang mata.

Untuk membuat kotak ajaib, kita bisa menggunakan bahan-bahan bekas yang ada di sekitar kita. Jadi, sekalian nih kita bisa melakukan kegiatan daur ulang. Wah, siapa tau dapat penghargaan dari pemerintah, ya. Ahahahahaa...

Kardus bekas sebagai bahan dasar 'kotak ajaib'

Bahan dasar kotak saya buat dari kardus bekas rokok merk X. Saya pilih kardus ini karena bahannya tebal dan kokoh. Ukuran kardusnya lumayan besar sih. Saya potong jadi 2. Lumayan ngirit lah... 1 kardus bisa jadi 2 kotak. Untuk pembuatan selengkapnya bisa intip catatan di bawah ini ya...

Alat dan bahan:

  1. Kardus bekas
  2. Kertas kado
  3. Selotip bening ukuran besar
  4. Gunting
  5. Cutter
  6. Penggaris
  7. Pensil
  8. Kertas dan alat tulis untuk bikin label
Cara membuat:
 Potong dan bentuk kotak sesuai ukuran lemari.

  1. Ukur kardus sesuai dengan volume rak lemari.
  2. Buatlah kardus menjadi bentuk kotak. Sesuaikan dengan volume rak.
  3. Bungkus kotak dengan kertas kado.
  4. Tulisi tiap kotak dengan label sesuai isi kotak.
  5. Berilah hiasan supaya lebih menarik.
Hias kotak ajaib dengan kertas kado.
Tulis label sesuai isi kotak.
Gampang banget kan cara membuatnya? Tapi siapa sangka, barang yang mudah dibuat ini bisa membuat hidup kita jadi lebih mudah. Karena tiap kotak sudah bertuliskan label sesuai dengan isinya, mau cari apa, tinggal tarik kotak dengan label yang sesuai.

Semenjak lemari di rumah memakai sistem klasifikasi ala kotak ajaib ini, saya nggak pernah lagi pusing kepala. Palingan pusingnya kalo pas tanggal tua. Hahaha..

Nah, guys.. gimana nih, terinspirasi juga buat bikin kotak ajaib di rumah? Atau mungkin kamu punya ide dan tips & trick lain nih buat menyiasati isi lemari yang awut-awutan?
Pliiiss... share di kolom komen ya.. semoga jadi pahala. Amiin.
Jumat, 03 Maret 2017

5 Aktivitas Pengisi Cuti Hamil

Hello, mommy wannabe.. ^^ 

Adakah yang sedang cuti hamil? 

Selamat  ya, akhirnya Mommy punya waktu yang lebih intens dengan si Kecil dalam perut. Mommy dan bayi tidak lagi terganggu oleh rutinitas kerja yang melelahkan.

Anyway, cuti hamil bukan berarti buat leha-leha aja ya, Mom. Ada banyak aktivitas yang perlu kita lakukan seiring dengan persiapan kelahiran bayi. Apa aja sih? Ini dia...

1. Olahraga


Yoga hamil bikin lebih
sehat dan rileks

(Foto: google)
Aktivitas ini penting banget lho buat ibu hamil. Apalagi di trimester ketiga menjelang persalinan. Olahraga membuat tubuh kita terjaga kebugarannya. Dengan tubuh yang bugar, tentunya kita lebih siap dalam menjalani proses persalinan.

Olahraga apa yang boleh dilakukan oleh ibu hamil? Jawabannya bisa beda-beda untuk tiap individu. Konsultasikan pada dokter kandungan jenis olahraga apa yang boleh Anda lakukan. Karena memang kondisi kehamilan tiap orang berbeda.

Secara umum, olahraga yang cocok dilakukan oleh ibu hamil adalah berenang, jalan sehat, senam hamil, dan yoga hamil. Olahraga ini cukup smooth untuk ibu hamil. Selain itu, juga membantu ibu hamil untuk melatih olah pernapasan. Latihan pernapasan sangat dibutuhkan saat proses persalinan Mommy nanti.

2. Check Up Kesehatan dan Kehamilan


Pemeriksaan gigi secara berkala sangat penting buat ibu hamil

(Foto: Google)
Memeriksakan kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan merupakan langkah penting yang harus Mommy lakukan. Periksakan kesehatan pada dokter umum, dokter kandungan, dokter gigi, dan bidan. Kenapa harus ke bidan, kan sudah periksa ke dokter kandungan?

Berdasarkan pengalaman saya, pemeriksaan dokter kandungan lebih khusus pada kondisi bayi. Sedangkan pemeriksaan bidan lebih menyeluruh pada kondisi ibu dan bayinya.

Mungkin faktor perbedaan individu juga berpengaruh ya di sini. Tetapi tidak ada salahnya memeriksakan kesehatan Mommy dan bayi pada bidan. Yah, itung-itung cari referensi tambahan lah tentang kondisi kesehatan kita. 

Pemeriksaan pada dokter umum dan dokter gigi juga tak kalah penting lho, Mom. Ini untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara menyeluruh, termasuk juga kesehatan gigi, Apalagi saat hamil, kita berbagi asupan zat gizi, termasuk kalsium, dengan si Kecil. Kekurangan kalsium yang kita konsumsi dapat menyebabkan kalsium tubuh terserap untuk kebutuhan bayi.  

Salah satu yang kena dampaknya adalah tulang gigi. Untuk itulah kita perlu memeriksakan gigi. Pemeriksaan gigi juga berguna untuk mengetahui kondisi gigi kita, sehingga bisa segera mendapat penanganan yang tepat. Apalagi, kondisi Mommy yang sedang hamil kan tidak memungkinkan untuk beberapa tindakan medis, seperti cabut gigi.

Nah, ini untuk mengantisipasi supaya Mommy tidak sampai mengalami masalah gigi yang parah. Gak asik banget kan  kalo misal pas kita hamil terus sakit gigi? Nah, itu dia makanya kita perlu cuzz ke dokter gigi. 

3. Pemeriksaan AnteNatal Care (ANC)

Untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu hamil secara menyeluruh dan mempersiapkan persalinan yang lancar, perlu dilaksanakan pemeriksaan AnteNatal Care (ANC). Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, hingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 2008).

Tujuan ANC adalah :
  • Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin.
  • Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi.
  • Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan.
  • Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
  • Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI Eksklusif.
  • Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal.
  • Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal.
Untuk mendapatkan pelayanan ANC dapat dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, Rumah sakit maupun di klinik dokter praktek swasta atau di bidan. Pelayanan ANC ibu hamil dapat dibantu oleh tenaga kesehatan seperti dokter spesialis ginekologi, dokter, perawat dan bidan (Depkes RI, 2001)

Pemeriksaan ANC minimal 4x selama kehamilan yaitu kehamilan trimester pertama (< 14 Minggu) 1x kunjungan, trimester kedua (14-28 Minggu) 1x kunjungan dan trimester ketiga (28-36 Minggu dan sesudah Minggu ke-36) 2x kunjungan (Saifuddin, 2005). Namun, Idealnya pemeriksaan ANC pertama kali adalah sedini mungkin ketika diketahui terlambat haid 1 bulan, setiap 4 minggu hingga usia kehamilan 28 minggu, setiap 2 minggu sekali dari usia kehamilan 28-36 minggu dan setiap satu minggu sekali dari usia kehamilan 36 minggu hingga waktunya melahirkan.
Informasi lengkap tentang penatalaksanaan ANC dapat Mommy baca di sini ya... ^^

4. Persiapan Perlengkapan Baby


 Mommy pasti rela deh belanjain apa aja buat si baby.

(Foto: Google)
Mommy, sudahkah mempersiapkan keperluan si Kecil? Hmmm, maksud saya belanja untuk keperluan bayi. Apaa.. belanjaa...??  Yeay!! Mommy pasti seneng banget deh kalo denger kata belanja. Toss dulu, ah!! ^^

Belanja keperluan bayi memang sangat menyenangkan, Mulai detik ini, Mommy pasti bakal rela kehilangan budget buat beli sepatu, dress, dan asesories yang selama ini jadi incaran Mommy.

Semuanya akan sirna tergantikan oleh sepatu bayi, baju bayi, topi dan aneka asesories lucu khas anak-anak. Tapi, rasanya kita ikhlas banget deh ya.

Baca juga: 7 Perlengkapan Wajib untuk Bayi Baru Lahir

Kadang ya kalo sudah masuk baby shop itu mata kita nggak tahan banget deh. Pengen borong semua pernak-pernik bayi yang ada di sana. Nah, supaya belanja keperluan bayi ini tidak over budget, Mommy bisa intip tipsberikut ini. Kita harus ingat bahwa bayi mungil kita akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang harus kita siapkan masa depannya sejak sekarang.

Oiya, segera cuci dan setrika baju bayi setelah belanja ya, Mom. Siapkan beberapa baju dan perlengkapan bayi di tas khusus untuk persiapan melahirkan. Buat jaga-jaga saja, saat akan melahirkan Mommy tinggal membawa tas berisi perlengkapan tersebut.

5. Perbanyak Doa dan Ibadah


Perbanyak doa dan ibadah membantu kita lebih tenang jalani kehamilan.

(Foto: Google)
Proses kehamilan yang menakjubkan ini tentu saja terjadi karena kehendak sang Maha Kuasa. Kita hendaknya memperbanyak rasa syukur karena telah diberi kepercayaan untuk mengandung seorang (atau mungkin beberapa orang) anak.

Biasanya saat hamil, ada doa-doa khusus yang bisa kita panjatkan untuk  memohon kekuatan dan kelancaran pada saat persalinan nanti. Selain itu, memperbanyak ibadah juga bisa menambah kedekatan hati kita kepada Tuhan YME.

Hati yang dekat pada-Nya akan menumbuhkan rasa tenang dan ikhlas dalam menjalani proses kehamilan hingga persalinan. Hal ini juga dapat memberikan efek psikologis yang positif bagi calon ibu dan bayi.

Mommy, semoga informasi di atas dapat membantu dalam mengisi masa cuti hamil ya. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas kehamilan Mommy. Semoga diberikan kemudahan dalam proses persalinan nanti. Doa saya, Mommy dan si Kecil sehat-sehat selalu, demikian pula dengan seluruh anggota keluarga Mommy ya.

Oiya, Mom... adakah kegiatan lain yang bisa mengisi masa cuti hamil kita? Tentunya kegiatan yang memberikan kontribusi positif bagi proses kehamilan dan persiapan kelahiran nanti. Silakan share idenya di kolom komen yan Mom... ^^
Rabu, 01 Maret 2017

7 Macam Perlengkapan Wajib Buat Newborn Baby


Pada kehamilan anak pertama, saya sempat bingung waktu membelanjakan keperluan untuk si Kecil. Masuk baby shop rasanya pengen borong semua barang yang dijual di toko itu. Tapi, setelah si Baby lahir, ternyata tidak semua barang yang saya belanjakan benar-benar dibutuhkan oleh baby.
Sebenarnya saya sudah melakukan survey ke teman-teman yang punya anak duluan. Jawaban mereka beragam banget. Saya kan jadi bingung. Akhirnya borong sana-sini, deh. 
Nah, berdasarkan pengalaman (dan hasil sharing sesama ibu muda), saya mau bagi-bagi tips belanja keperluan newborn baby, ya! Apa aja sih yang musti kita beli buat keperluan bayi yang mau lahir? Nih, catet ya bunda cantik... 

1. Baju bayi
Baju bayi baru lahir itu pada intinya ada 3 macam: baju atasan & dalemannya, popok, dan kaos tangan & kaki. Perlengkapan lain yang perlu disiapkan adalah kain bedong dan topi. Menurut pengalaman saya, jenis pakaian ini sudah bisa kita andalkan hingga bayi berusia 2-3 bulan.

a. Baju atasan (dan dalamannya)
Baju atasan buat bayi baru lahir yang paling nyaman adalah jenis pakaian yg berkancing depan. Baju jenis ini memudahkan kita saat memakaikannya pada bayi. Apalagi bayi baru lahir cenderung sering ganti baju, entah karena terkena pipis atau muntah setelah minum susu. Perlu diingat juga ya, Bun, bayi baru lahir masih sangat rentan banget. Tulang-tulangnya masih belum terlalu kokoh. Tulang lehernya juga belum terlalu kuat untuk menyangga kepala. Jadi, lebih baik gunakan pakaian yang seminim mungkin mengangkat leher bayi untuk memakaikannya.
Begitu pun dengan dalaman bajunya. Pilih dalaman yg tidak terlalu banyak 'menuntut' bayi untuk mengangkat lehernya saat kita memakaikannya. Menurut pengalaman saya, grita bisa jadi pilihan yang tepat dalam hal ini. 
Uda tau grita belum? Itu tuh, dalaman berbentuk 2 lapis kain yang dijahit di bagian tengahnya. Kain yang bagian dalam dipotong-potong me jadi 4 bagian di sebelah kiri dan kanan. Gunanya sebagai tali yang diikatkan di bagian perut dan dada bayi. 
Untuk perhatian ya, dalaman jenis ini biasanya tidak direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Kenapa ya? Apa mungkin khawatir talinya mengikat terlalu kuat dan mengganggu pernapasan bayi, ya? Anyway, kalo saya pribadi sih lebih suka dalaman model ini untuk bayi baru lahir. Menurut saya, tubuh bayi yang baru lahir itu masih rentan banget dan dalaman grita ini membantu saya saat menggendong bayi biar lebih mantep gitu deh.
Nah, kalo lagi kontrol ke dokter, saya pakaikan dalaman yang lebih praktis. Saya menyebutnya grita kekinian. Wkwkwk. Ada loh, grita yang praktis. Bentuknya menyerupai korset yang dilengkapi velcro di kedua ujung. Jadi tinggal kita tempelkan saja velcronya menyesuaikan tubuh si Kecil. Beres deh! 
Konon kabarnya, pemakaian grita ini selain membantu kita dalam menggendong bayi (membantu menjaga tulang-tulang bayi biar saat digendong nggak salah posisi) juga membentuk perut bayi biar ndak buncit. Benarkah? Hehehe.. silakan dicari kebenarannya. 

b. Popok 
Pilihan jenis popok saat ini sangat beragam. Ada popok kain, popok instan sekali pakai, dan popok kain yang tahan air. Jenis popok yang terakhir ini disebut juga cloth diapers (clodi). Sebaiknya pilih yang mana, ya? Tentu menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Popok kain harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan jenis popok lainnya. Namun, kita harus telaten untuk mengganti popok. Apalagi bayi baru lahir kan sering pipis, Cin!
Bagaimana dengan popok instan yang sering kita lihat iklannya di tivi? Ya, ini menjadi pilihan praktis bagi orang tua. Kita bisa agak santai dan tidak sering ganti popok. Bahkan, ada produsen popok instan yang mengklaim produknya bisa menahan pipis (tidak bocor) hingga 10 jam. Wow, benar-benar memanjakan orang tua, ya! Tapi perlu diingat juga bahwa popok instan ini beresiko menimbulkan alergi buat kulit bayi. Selain itu, popok instan ini sekali dipakai langsung dibuang. Boros ya, Bun! Bayangkan budget extra yang harus kita siapkan untuk pemakaian jangka panjangnya. Ulalaaa...
Tips dari saya, gunakan popok instan ini hanya pada momen-momen tertentu. Misalnya, saat kontrol ke dokter, dalam perjalanan, atau pada acara syukuran kelahiran si Kecil. Kan kasian para tamu undangan kalo kena pipis dedek bayi yaa.. hehehehe..
Nah, selanjutnya untuk pilihan yang ketiga, cloth diapers (clodi). Popok jenis ini saya anggap punya posisi antara. Dia bisa menyerap pipis dalam kurun waktu tertentu dan terbuat dari kain, sehingga lebih ramah pada kulit bayi. Meski demikian, perawatan clodi cukul tricky ya. Misalnya saja, tidak boleh direndam dalam waktu yang lama, juga tidak dianjurkan untuk disetrika karena akan merusak lapisan waterproof-nya. Ini tentu berbeda dengan popok kain yang lebih mudah dalam hal pencucian. Harga yang dibanderol pun terbilang lebih mahal. Tapi, bisa jadi investasi kita juga nih. Karena popok ini bisa dipakai oleh anak hingga berusia sekitar 2 tahun. 

c. Bedong
Kain bedong berguna untuk menjaga kehangatan tubuh bayi. Selain itu, dia juga membantu kita saat menggendong bayi biar si Baby ndak terlalu banyak gerak. Tapi, kasian juga ya kalo bayinya dibiarkan diem aja gitu.
Tips dari saya nih, bedonglah bayi setelah habis mandi atau saat cuaca dingin. Setelah kondisi tubuhnya relatif hangat, biarkan bayi bebas bergerak kembali ya. Gerakan bayi yang lincah konon juga membantu tumbuh kembangnya lho, Bunda.
Oiya, sekarang ini sudah banyak dijual bedong instan. Ini bisa jadi pilihan bagi kita yang menyukai kepraktisan. Bedong instan biasanya mempunyai ukuran yang longgar. Jadi masih memungkinkan bayi untuk bergerak-gerak di dalam bedong.  

d. Sarung tangan dan kaos kaki
Kedua benda ini juga membantu menjaga kehangatan si Kecil. Selain itu, sarung tangan juga berfungsi melindungi si Kecil dari garukan kuku-kukunya. Apalagi, kuku bayi ini cepet banget deh, tumbuhnya. Jadi, biasakan pakai sarung tangan dan kaos kaki, ya. Oleskan minyak telon di telapak kaki sebelum memakaian kaos kaki ya, Bunda.  

e. Topi
Topi berfungsi sebagai penutup kepala bayi. Selain itu juga untuk gaya-gayaan. Eaaa... wkwkwk. Jadi, belilah 2 macam topi untuk bayi: topi buat bergaya di instagram ^^, dan topi biasa yang longgar dan nyaman dipakai bayi.
Kenapa harus pakai topi? Tulang kepala bayi belum terbentuk sempurna. Jika kita amati bagian ubun-ubunnya, akan terlihat berdenyut. Ini menandakan bagian tersebut tulangnya belum terbentuk dengan sempurna. Kenapa begitu? Untuk memudahkan proses persalinan bayi.
Pada proses kelahiran, tubuh bayi masih lentur banget. Supaya mudah dikeluarkan lewat jalan lahir yang besarnya cuman segitu. Nah, ketika berada di luar kandungan, baru deh tulang-tulang bayi menyempurnakan diri.
Ini balik lagi soal topi, ya. Dalam proses pembentukan tulang kepala tadi, diperlukan energi yang besar. Dengan menutup kepala bayi, kita turut membantu dalam energy saving. Begitu istilah yang dipakai oleh bidan saya. 

2. Tempat tidur

Untuk tempat tidur bayi, kita bisa menggunakan boks bayi, stroller, atau tidur di kasur bareng orang tua. Boks bayi merupakan pilihan ideal untuk tempat tidur bayi. Pasalnya, bayi bisa lebih leluasa bergerak tanpa khawatir tersenggol atau tertindih orang lain yang ada di dekatnya.

Stroller juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk tidur bayi, Namun, ukuran stroller yang cenderung kompak (pas dengan ukuran tubuh bayi) cukup riskan jika digunakan tidur dalam jangka waktu yang lama. Misalnya, tidur malam hingga pagi hari. Stroller bisa kita gunakan untuk menidurkan bayi saat pagi, siang, atau sore hari. Saat bayi tidur dalam waktu yang relatif lebih singkat. Selain itu, stroller juga bisa kita gunakan untuk menjemur bayi di pagi hari.

Nah, untuk pilihan tidur di kasur bersama dengan orang tua merupakan hal yang cukup praktis. Apalagi, bayi baru lahir masih sering terbangun dan minta minum ASI. Bunda bisa langsung memberikan minum ASI karena bayi berada di dekatnya. Tetapi, Ayah dan Bunda perlu waspada jangan sampai bayi tertindih oleh orang tua yang ada di dekatnya.

Oiya, lengkapilah tempat tidur bayi dengan kelambu dan alas tidur. Kelambu berguna untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk. Kelambu lebih direkomendasikan daripada obat nyamuk model apa pun (bakar, elektrik, oles, atau spray) karena tidak menimbulkan efek samping pada bayi.
Alas tidur berfungsi untuk melindungi kasur dari pipis si Kecil. Kita bisa menggunakan perlak atau sprei waterproof sebagai alas tidur. Letakkan selembar kain di atasnya, agar si Kecil tetap tidur dengan nyaman. Pasalnya, kain perlak dan sprei waterproof tidak dapat menyerap keringat bayi. Sehingga, menimbulkan rasa panas, gerah, dan tidak nyaman pada bayi. 

3. Peralatan mandi
Peralatan mandi yang perlu kita siapkan untuk bayi adalah bak mandi, handuk, washlap, sabun dan shampoo, serta kain kasa. Bak mandi untuk bayi berbentuk memanjang, berbeda dengan bak untuk mencuci baju, ya. Bak mandi ini memudahkan kita untuk memandikan bayi, khususnya newborn baby yang posisi tubuhnya hanya bisa rebah saat dimandikan. Sebenarnya ada juga sih alat bantu untuk memudahkan kita dalam memandikan bayi. Bentuknya seperti jaring yang bisa dilepas-pasang pada bak bayi. Jaring ini membantu kita menahan tubuh bayi saat dimandikan agar tidak tenggelam ke bak.
Kita bisa memanfaatkan washlap yang lembut saat membalurkan sabun dan shampoo pada bayi. Washlap juga membantu untuk menggosok tubuh dan rambut bayi secara lembut, serta menghilangkan kotoran yang menempel pada bayi. Pilihlah produk sabun dan shampoo yang benar-benar lembut untuk bayi, tidak menimbulkan alergi, serta tidak pedih dimata. Meski demikian, usahakan produk shampoo dan sabun bayi ini seminimal mungkin untuk kontak dengan mata bayi ya, Bunda. Ada baiknya, wajah bayi tidak perlu diberi sabun agar kelembabannya tetap terjaga.
Setelah bayi selesai mandi, keringkan tubuh bayi dengan handuk yang lembut. Usap-usap tubuh bayi perlahan. Balurkan minyak telon dan bedak bayi, serta bungkuslah tali pusar bayi yang belum puput dengan kain kasa steril. Oiya, tali pusar tadi tidak usah diberi apa-apa ya, Bunda. 

4. Gendongan
Gendongan bayi adalah alat bantu utama para orang tua dalam mengasuh newborn baby. Bagaimana tidak, gendongan ini ikut menahan tubuh bayi, sehingga kita tidak mengalami pegel-pegel kuadrat. Hiihihii... Gendongan untuk bayi sekarang ini ada beragam banget ya, Bunda. Mulai dari gendongan manual dari kain batik, sampai gendongan model kangguru yang lagi nge-hits! Bunda bisa pilih yang paling nyaman buat Ayah, Bunda, dan bayi. Tentunya yang paling penting adalah posisi kaki bayi (newborn baby) saat digendong sebaiknya tetap tertutup rapat, tidak terbuka. 

5. Alat 'tempur' ASI

 Ini yang paling penting buat bayi ya.. selain kebutuhan fashion yg membuat bayi semakin tampil unyu2, asupan nutrisi adalah hal utama yang harus kita perhatikan. Sesuai anjuran para ahli gizi dan kesehatan, ASI adalah nutrisi terbaik dan paling tepat untuk bayi. Kandungan gizi dan zat kekebalan tubuh pada ASI adalah yang paling pas buat bayi. Selain itu, pemberian ASI secara langsung dari ibu ke bayi (melalui proses menyusui langsung; nenen) dapat mempererat hubungan ibu dan anak secara psikologis.
Eniwei, perlengkapan 'tempur' apa saja yang perlu kita siapkan dalam pemberian ASI ini? Sebenernya gak ada ya. Terutama bila kita bisa selalu memberikan ASI secara langsung pada bayi. Namun, ada kalanya ibu yang baru melahirkan ini masih dalam keadaan lelah hayati.. hehehe, sehingga membutuhkan istirahat yang cukup.

 Jika demikian adanya, pemberian ASI bisa dibantu oleh orang-orang terdekat (ayah, kakek nenek, om tante, atau asisten). Peralatan untuk pemberian ASI melalui 'perantara' di antaranya adalah: alat pompa ASI, botol susu, dan alat untuk steril botol. Oiya, perlu juga menyiapkan alat penyimpan ASI untuk disimpan di freezer. Buat jaga-jaga bila ASI sedang banyak-banyaknya, tapi tidak bisa segera diminum oleh bayi. Daripada ASI terbuang, mending dimasukkan freezer bisa buat persediaan ASI buat si Kecil.
Pilihlah peralatan 'tempur' ASI yang terbuat dari bahan-bahan yang aman untuk bayi. Pastikan bahan-bahan tersebut memiliki kualitas food grade atau bila terbuat dari plastik, pastikan berlabel BPA Free. 
Peralatan tempur ASI tidak selalu mahal kok. Malahan kalo kita hitung-hitung, masih mahalan beli susu formula daripada memberikan ASI untuk bayi kita.

6. Produk perawatan bayi
Produk perawatan buat bayisih sebenernya simple aja. Produk yang biasa saya sediakan: minyak telon, bedak bayi, baby oil, dan krim anti ruam. Minyak telon dan bedak bayi rutin saya pakaikan pada bayi sesudah mandi. Aromanya seger banget deh kalo bayi habis mandi dipakein 2 produk itu. Wanginya itu 'bayi banget'. Namun, pemakaian bedak bayi kadang menyebabkan alergi pada sebagian anak. Untuk itu, pilihlah bedak bayi yang benar-benar cocok untuk anak kita. Jika memang bayi alergi terhadap bedak, hentikan pemakaian bedak.
Baby oil saya gunakan untuk memijat bayi, membersihkan area lipatan kulit dan kulit kepala bayi, serta untuk membasahi cotton bud yang akan digunakan untuk membersihkan telinganya. Sedangkan, krim anti ruam popok saya sediakan untuk jaga-jaga bila anak mengalami gatal-gatal akibat alergi popok dan digigit nyamuk atau serangga. 

7. Printilan yang berguna
Last but not least, beberapa barang 'printilan' ini penting banget kita siapkan buat bayi loh.. 

a.Cotton bud kecil
Berguna banget buat bersihin telinga bayi, lipatan kulit, dan area kulit kepala yang sering mengelupas di awal kehidupan bayi.
b. Kapas 
Kapas berfungsi untuk membersihkan area genital bayi setelah pipis dan pup. Basahi kapas dengan air hangat, lalu tutulkan lembut pada area tersebut hingga bersih. Sebaiknya gunakan kapas bulat yang lembut untuk bayi.

c. Pemotong kuku bayi
Namanya juga pemotong kuku, pastilah gunanya untuk memotong kuku, hiiihiiii... Pilih pemitong kuku yang khusus untuk bayi, karena memiliki pelindung sehingga tidak melukai bayi. Pemotong kuku bayi juga memudahkan kita dalam memotong kuku bayi yang masih rapuh dan ukurannya kecil.
d. Termometer
Buat jaga-jaga aja ya Bund say. Somehow anak bayi kita badannya semlenget, kita bisa langsung cek suhu tubuhnya dan segera mengambil tindakan tepat demi keselamatan si Bayi. 

Nah, itu tadi 7 macam benda penting yang perlu kita siapkan buat bayi baru lahir. Gimana Bunda, masih adakah yang perlu disiapkan buat dedek bayinya? Semoga panduan di atas cukup membantu ya... 
Atau mungkin Bunda mau menambahkan barang-barang penting lain buat adek bayi? Silakan komen di bawah ini yaa...