el-Karima
Sabtu, 27 Mei 2017

Mengenal Huruf Al-Quran dengan Fun

Hello, Mommies...

Bulan Ramadhan adalah bulan seribu berkah. Di bulan ini pahala kita akan dilipatgandakan bila dibanding pahala ibadah di bulan-bulan lainnya.

Bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulan Al-Qur'an. Di bulan ini terjadi peristiwa turunnya Al-Qur'an yang dikenal dengan nama Nuzulul Qur'an.

Mommies, sudahkah kita perkenalkan Al-Qur'an pada si Kecil? Apakah batita kita telah mengenal huruf-huruf hijaiyah yang ada di dalam Al-Qur'an?

Nah, senyampang ini bulan Ramadhan, yuk kita mulai perkenalkan Al-Qur'an pada si Buyung dan si Upik. Semoga berkah bulan Ramadhan semakin bertambah dengan amalan mereka mengenal huruf-huruf Al-Qur'an.

Perlu kita ingat ya, Mommies.. memperkenalkan sesuatu yang baru pada batita butuh pendekatan yang FUN. Kita pun tak perlu terlalu kaku dalam menetapkan target buat si Kecil. Cukuplah dia bisa melihat bentuk dan menirukan nama huruf hijaiyah.

Tak perlu terlalu menekankan si Kecil untuk menghafal huruf-huruf tersebut. Namanya juga masih perkenalan. Masa sih, baru kenal sudah disuruh menghafal. Kita aja kalo baru kenalan sama orang kadang suka lupa namanya siapa, ya kan? Heheheehee...

Anyway, saya salut banget ya sama si Pembuat Youtube. Buat saya aplikasi ini berguna banget untuk ibu-ibu minim ilmu macam saya, nih. Dari youtube-lah saya mengenal beragam lagu anak. Mulai lagu berbahasa Inggris sampai lagu Islami.

Dan saya sangat berterima kasih pada beliau-beliau yang telah menciptakan lagu anak-anak. Ini sangat membantu banget dalam proses belajar si Kecil. Apalagi dunia anak kan masih dunia bermain, ya. Jadi, sambil bermain (dan bernyanyi) anak-anak pun bisa belajar.

Salah satu lagu yang saya favoritkan adalah lagu alif-ba-ta. Lagu ini memperkenalkan huruf hijaiyah dengan cara yang fun. Saya jujur belum pernah mengajarkan alif-ba-ta pada si Kecil. Saya sih gampang parno. Takutnya nanti dia terbeban untuk menghafal.

Eh, tau-taunya pas lagi rebahan mau tidur siang, si Kakak (3 tahun) nyanyi-nyanyi, "Alif-ba-ta-tsa-jim-ha-kho...."

Emmm... nggak persis gitu sih pronounciation-nya. Hahaha... Tapi, saya amaze deh. Gimana dia bisa hafal lagu itu, padahal cuma liat dari Youtube? Liatnya berulang-ulang sih. Jadi mungkin secara nggak sadar tertanam di benak dia.

Dan saya juga nggak menekankan untuk liat video lagu itu. Saya cuman download, lalu saya simpan di tablet yang biasa buat liat video youtube. Saya biasakan si Kecil untuk hanya menonton video yang sudah diunduh. Jadi, saya bisa agak tenang karena dia hanya menonton video yang sudah saya ketahui isinya.

Nah, untuk recall memori tentang huruf hijaiyah, saya berencana menggunakan puzzle knob. Itu lho, Mom... puzzle huruf-huruf yang ada handle-nya. Jadi lebih mudah untuk mengeluarkan atau memasukkan kembali puzzle ke lubangnya.

Kenapa saya pilih puzzle knob??

Pertama, karena dia lucu. Eaa... maksudnya, dia punya bentuk 3 dimensi yang tentunya lebih menarik untuk diamati. Bisa dipegang dan diraba bentuknya. Sehingga mempermudah recall memory tentang bentuk huruf hijaiyah.

Eh, bener lho, Mom. Semakin banyak indera yang dilibatkan akan semakin mempermudah si Kecil dalam mengenal serta mengingat sesuatu.

Kedua, namanya puzzle bisa dibongkar-pasang, kan. Nah, ini bisa kita jadikan sebuah game untuk si Kecil. Kita minta si Kecil untuk memasukkan potongan puzzle huruf hijaiyah sesuai lubangnya.

Melalui permainan ini, secara tak langsung Si Kecil akan belajar untuk mengenali huruf-huruf hijaiyah. Saran saya, permainan dilakukan per baris. Jadi, si Kecil tidak kebingungan mencari pasangan tiap puzzle.

Ketiga, sambil melepas-pasang puzzle, kita bisa ajak si Kecil bernyanyi lagu huruf hijaiyah. Nyanyikan sesuai urutan huruf dan sambil memegang hurufnya. Insya Allah seirin berjalannya waktu, si Kecil akan mengenal dan hafal nama tiap huruf hijaiyah yang dipegangnya.

Nah, demikian tips mengenal huruf hijaiyah secara fun. Semoga bisa membantu si Kecil menjadi anak shalih shalihah pecinta Al-Qur'an.

Tutorial Hijab: Gaya Hijab Andalan di kala Ramadhan


Bulan Ramadhan seringkali menjadi awal momentum berhijab bagi seorang muslimah. Beraneka acara keagamaan yang marak di bulan Ramadhan, menuntut seorang muslimah untuk tampil dalam balutan hijab. Belum lagi acara-acara reuni dan kumpul-kumpul yang tak jarang mencantumkan dress code busana muslimah.

Seiring perkembangan mode, hijab pun tampil lebih stylish dan trendy. Kini wanita berhijab tak lagi dibilang kuno dan ketinggalan jaman. Telah hadir beraneka model hijab yang cantik dipandang mata, tapi tetap sesuai fungsinya sebagai penutup aurat.

Tapi, gimana dong kalo kita sebagai newbie dalam urusan model hijab ini? Kita belum terlalu gape pake jilbab yang model berlapis-lapis. Tapi masa iya mau datang ke berbagai acara dengan model hijab yang gitu-gitu aja?

Tenang, ini aku share 2 model hijab andalanku yang simpel abis. Model hijab ini jadi andalan banget pas lagi rush hour, tapi kamu tetep pengen tampil cantik.
Proses bikinnya dijamin super cepat dan gampang. Mudah diaplikasikan, bahkan buat newbie sekalipun. Hasilnya... hmmm, insya Allah tambah cantik.
Ada dua model hijab yang saya suguhkan di sini. Model hijab segi empat (persegi) dan pashmina (persegi panjang). Simak baik-baik yaa..

MODEL HIJAB SEGI EMPAT


1. Lipat hijab menjadi 2 bagian berbentuk segitiga. Letakkan ujung hijab sebelah kiri di atas  kepala
2. Lilitkan ujung hijab yang kanan. Letakkan sisanya di dekat telinga kanan
3. Sematkan jarum pentul untuk merapikan ujung sebelah kanan
4. Rapikan

MODEL HIJAB PASHMINA


1. Letakkan bagian tengah pashmina di tengkuk
2. Letakkan bagian kanan di atas dahi ke arah kiri
3. Juntaikan setengah bagian kiri di pelipis kiri. 4. Letakkan sisa bagian kiri di atas dahi ke arah kanan. 
5. Ikat kuat ujung pashmina sebelah kiri dan kanan.
6-8. Jadikan satu kedua ujung pashmina. Letakkan di bawah lapisan pashmina yang ada di dahi. Beri bros atau jarum pentul.
9. Rapikan.  

Bagaimana, mudah kan? Selain mudah, model hijab ini minim penggunaan peniti dan jarum pentul. Jadi ndak perlu ribet. Hasilnya tetap memukau. Ehemm...

Nah, yang perlu kita perhatikan saat memilih hijab adalah pastikan kainnya tidak transparan. Hijab kan berfungsi sebagai penutup aurat. Kalo bahannya transparan, aurat kita tidak tertutup dengan sempurna.

Selain itu, pastikan pula bahannya nyaman dikenakan. Lebih baik lagi kita pilih hijab yang kainnya adem. Gak bikin gerah. Pemilihan bahan ini perlu  kita perhatikan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

Namanya aja pakai hijab. Sudah pasti kepala dan rambut kita tertutup kain cukup lama. Apalagi buat muslimah yang seharian beraktivitas di luar rumah. Jika bahan hijab yanhlg kita kenakan tidak nyaman, kita pun jadi tidak nyaman dalam berkativitas. Belum lagi rambut rontok dan kulit kepala jadi berketombe. 

Makanya, saya pilih-pilih banget kalo mau beli hijab. Saya pastikan hijab yang saya pakai benar-benar nyaman dan fashionable. Iyess.. menurut saya, hijab yang fashionable (dengan tetap mengedepankan kaidah agama) itu bikin mata jadi adem. Bikin hati jadi ayem. Hehehehe...

Untuk koleksi hijab yang berkualitas, saya suka window shopping di ZALORA. Judulnya sih, window shopping. Tapi, ujung-ujungnya jatuh hati jua. Lha gimana lagi, koleksinya tuh.. bikin meleleh deh.. apalagi, selama aq intip-intip Zalora edisi Ramadhan ini lagi banyak DISKON, cin!!

Olala.. how can I aint love it!!

Kaum hawa gitu yaa.. begitu denger kata DISKON, rasanya jantung berdegub lebih kencang. Ahahahhaa...

THR.. mana THR..???

Hihihiiii...

Well, itu tadi 2 model hijab andalan saya ketika rush hour dan tetap (ngotot) ingin tampil cantik di bulan Ramadhan.
Kalo kamu, Cin, apa model hijab andalanmu..?? 
Jumat, 31 Maret 2017

Review 3 Produk Kecantikan Dove (dari Home Tester Club Indonesia)


Finally saya dapat paket tester Dove dari Home Tester Indonesia. Paket ini terdiri dari beauty bar, anti-perspirant deodorant, shampoo, dan kondisioner. Saya happy banget sejak terima paket tester ini. Aroma wangi lembutnya langsung tercium semerbak sejak paket ini jatuh ke tangan saya. Aroma wanginya langsung bikin saya pengen nyobain produk perawatan ini. Well, this is the review.



Produk pertama yang saya coba adalah  beauty bar. Sabun mandi berbentuk padat ini memiliki aroma yang netral menurut saya. Dia nggak langsung yang kecium wanginya saat kemasan dibuka. Ketika saya coba aplikasikan pada kulit yang sudah dibasahi, rasanya lembut banget. Saya merasa sedang mengaplikasikan pelembab berbentuk padat di kulit saya.

Dove White Beauty Bar: kandungan pelembabnya bikin kulitku lebih lembut dan kenyal.

Tidak terlalu banyak busa yang dihasilkan oleh sabun ini. Beda dengan sabun mandi batangan yang biasa saya pakai di rumah. Tapi, rasanya lebih lembut ya. Kulit juga berasa bersih dan kesat. Setelah saya bersihkan dengan air, saya coba mencubit kulit saya dengan lembut. Kaya di iklannya Dove itu. Eh, kulit saya berasa lumer dan lembab banget loh. Beneran kaya di iklannya, hahaha.. Waktu saya cium kulit saya, aroma wanginya baru deh kecium. Wangi lembut segar gitu. ^^

Habis mandi, saya cobain produk kedua: anti-perspirant deodorant. Sesuai dengan klaim yang ditulis oleh Dove, bahwa si deodorant ini tidak hanya melindungi dari bau badan tak sedap. Tapi juga sekaligus memberikan kelembaban pada area  ketiak. Biar gaul dan nggak eneg bacanya, kita sebut aja keti ya. ;)

Dove anti-perspirant deodorant whitening original: saat dibuka aromanya powdery banget. Pas diaplikasikan di keti wanginya seger lembut. Keti jadi lebih lembut dan harum. 

Itu pula yang saya rasakan saat mengaplikasikan Dove anti-perspirant deodorant ke keti. Beneran kaya ngolesin pelembab ke keti deh. Dan karena judulnya adalah memberikan kelembaban, side effect-nya adalah kita butuh beberapa detik untuk bikin produk ini kering di keti. Sebenernya sih nyaman-nyaman aja kalo misalnya kita mau langsung pake baju setelah olesin si deodoran ini. Tergantung kebiasaan kita aja. Tapi berhubung aku lagi hamil dan gampang banget keringetan, aku pilih kipas-kipas si deodoran ini dulu deh sebelum pake baju.

Nah, kalo untuk wanginya menurutku unik ya. Dove anti-perspirant deodorant ini waktu dibuka penutupnya, aromanya powdery banget. Kaya bedak gitu. Tapi setelah diaplikasikan ke kulit dan kita tunggu beberapa saat, aromanya baru keluar. Wangi, lembut, seger. Hampir mirip sama aroma white beauty bar-nya.

Itu tadi review 2 produk Dove yang aku dapet kali ini. Shampoo dan kondisioner menyusul ya.. karena hari ini belum jadwalnya aku keramas. Hehehe.. sabar.. sabar...

Hahahaa... terima kasih uda sabar nungguin waktunya aku keramas. Sekarang aku mau berbagi pengalaman keramas pake sampo dan kondisioner Dove. 

Dove shamoo & conditioner total damage solutions: langsung bikin rambut aku lembut dan bervolume sejak pertama kali keramas. Wangi lembutnya tahan lama. 

Sampo dan kondisioner yang aku terima ini adalah seri total damage treatment. Kandungan bahan keratin repair actives dalam seri perawatan rambut ini asli langsung bikin rambut terasa lembut sejak pertama kali keramas. And, after my hair getting dry... rambut langsung berasa mengembang. Bervolume gitu. Ringan dan nggak lepek. Aromanya pun wangi lembut tahan lama. 

Sensasi ini masih aku rasakan pada hari ke-2 setelah keramas. Padahal, aku berhijab. Biasanya, sampo yang biasa aku pakai 'memaksa'-ku untuk sering-sering keramas. Karena rambut yang tertutup hijab nih sering banget jadi lepek. Tapi, dengan Dove total damage treatment ini nggak lagi. 

Aku bisa keramas 2 x seminggu saja. Efek rambut ribgan bervolume nan wangi ini bisa kunikmati lebih lama. Walaupun tidak terlalu sering keramas. 

Ada baiknya kita gunakan produk perawatan rambut ini sepaket ya. Sampo plus kondisionernya, bukan hanya salah satu aja. Penggunaan sepaket membuat efek lembut dan bervolume lebih terpampang nyata. Pemakaiannya pun gak ribet kok, gals. Habis keramas, peras rambut sampai tersisa air sedikit aja di rambut. Habis gitu oles-oles deh pake kondisionernya. Diemin sebentar dan bilas pake air bersih. Udah deh... jadilah rambut yang lebih lembut, mengembang, dan tergerai indah. 

Well, itu tadi review dari 3 produk Dove yang aku dapat dari Home Tester Club Indonesia. Apakah kamu pernah coba produk-produk tersebut? Produk apa saja yang pernah kamu coba?

Yuk, share di kolom komentar. Review kamu bisa membantu banyak orang untuk memilih produk terbaik yang akan mereka gunakan.


Rabu, 22 Maret 2017

Belajar Menata Hati dari Sebuah Lemari: Tutorial Bikin Lemari Jadi Rapi Jali


"Your mind is a cupboard and you stock the shelves".

Saya menemukan quotes di atas dari mesin pencari google. Awalnya saya ingin cari quotes yang cocok dengan tema tulisan kali ini: lemari. Saya pikir quotes ini  lumayan match ya. Lemari ibarat pikiran kita. Dan kitalah yang menyediakan (atau katakanlah menata) rak-raknya.
Jujur deh, saya terinspirasi nulis ini setelah dibuat pusing 7 keliling saat harus mencari sesuatu di dalam lemari dokumen. Sebut saja namanya begitu. Lemari ini memang berisi banyak dokumen penting yang saya tumpuk begitu saja.

Duh, Gusti! Repotnya minta ampun!!Saya harus ubek-ubek dan lempar-lempar barang yang nggak penting di dalam lemari itu.Hanya untuk cari 1 dokumen yang harus segera disetor besuk pagi. 

Bayangkan pikiran kita bagaikan isi lemari seperti gambar di bawah ini.


Nah, AHA MOMENT ini kemudian saya wujudkan dalam bentuk kreasi 'kotak ajaib' untuk menyimpan barang-barang yang ada di lemari. Kotak ajaib ini berhasil merubah lemari yang acak adut jadi lebih aduhai dipandang mata.

Untuk membuat kotak ajaib, kita bisa menggunakan bahan-bahan bekas yang ada di sekitar kita. Jadi, sekalian nih kita bisa melakukan kegiatan daur ulang. Wah, siapa tau dapat penghargaan dari pemerintah, ya. Ahahahahaa...

Kardus bekas sebagai bahan dasar 'kotak ajaib'

Bahan dasar kotak saya buat dari kardus bekas rokok merk X. Saya pilih kardus ini karena bahannya tebal dan kokoh. Ukuran kardusnya lumayan besar sih. Saya potong jadi 2. Lumayan ngirit lah... 1 kardus bisa jadi 2 kotak. Untuk pembuatan selengkapnya bisa intip catatan di bawah ini ya...

Alat dan bahan:

  1. Kardus bekas
  2. Kertas kado
  3. Selotip bening ukuran besar
  4. Gunting
  5. Cutter
  6. Penggaris
  7. Pensil
  8. Kertas dan alat tulis untuk bikin label
Cara membuat:
 Potong dan bentuk kotak sesuai ukuran lemari.

  1. Ukur kardus sesuai dengan volume rak lemari.
  2. Buatlah kardus menjadi bentuk kotak. Sesuaikan dengan volume rak.
  3. Bungkus kotak dengan kertas kado.
  4. Tulisi tiap kotak dengan label sesuai isi kotak.
  5. Berilah hiasan supaya lebih menarik.
Hias kotak ajaib dengan kertas kado.
Tulis label sesuai isi kotak.
Gampang banget kan cara membuatnya? Tapi siapa sangka, barang yang mudah dibuat ini bisa membuat hidup kita jadi lebih mudah. Karena tiap kotak sudah bertuliskan label sesuai dengan isinya, mau cari apa, tinggal tarik kotak dengan label yang sesuai.

Semenjak lemari di rumah memakai sistem klasifikasi ala kotak ajaib ini, saya nggak pernah lagi pusing kepala. Palingan pusingnya kalo pas tanggal tua. Hahaha..

Nah, guys.. gimana nih, terinspirasi juga buat bikin kotak ajaib di rumah? Atau mungkin kamu punya ide dan tips & trick lain nih buat menyiasati isi lemari yang awut-awutan?
Pliiiss... share di kolom komen ya.. semoga jadi pahala. Amiin.
Jumat, 03 Maret 2017

5 Aktivitas Pengisi Cuti Hamil

Hello, mommy wannabe.. ^^ 

Adakah yang sedang cuti hamil? 

Selamat  ya, akhirnya Mommy punya waktu yang lebih intens dengan si Kecil dalam perut. Mommy dan bayi tidak lagi terganggu oleh rutinitas kerja yang melelahkan.

Anyway, cuti hamil bukan berarti buat leha-leha aja ya, Mom. Ada banyak aktivitas yang perlu kita lakukan seiring dengan persiapan kelahiran bayi. Apa aja sih? Ini dia...

1. Olahraga


Yoga hamil bikin lebih
sehat dan rileks

(Foto: google)
Aktivitas ini penting banget lho buat ibu hamil. Apalagi di trimester ketiga menjelang persalinan. Olahraga membuat tubuh kita terjaga kebugarannya. Dengan tubuh yang bugar, tentunya kita lebih siap dalam menjalani proses persalinan.

Olahraga apa yang boleh dilakukan oleh ibu hamil? Jawabannya bisa beda-beda untuk tiap individu. Konsultasikan pada dokter kandungan jenis olahraga apa yang boleh Anda lakukan. Karena memang kondisi kehamilan tiap orang berbeda.

Secara umum, olahraga yang cocok dilakukan oleh ibu hamil adalah berenang, jalan sehat, senam hamil, dan yoga hamil. Olahraga ini cukup smooth untuk ibu hamil. Selain itu, juga membantu ibu hamil untuk melatih olah pernapasan. Latihan pernapasan sangat dibutuhkan saat proses persalinan Mommy nanti.

2. Check Up Kesehatan dan Kehamilan


Pemeriksaan gigi secara berkala sangat penting buat ibu hamil

(Foto: Google)
Memeriksakan kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan merupakan langkah penting yang harus Mommy lakukan. Periksakan kesehatan pada dokter umum, dokter kandungan, dokter gigi, dan bidan. Kenapa harus ke bidan, kan sudah periksa ke dokter kandungan?

Berdasarkan pengalaman saya, pemeriksaan dokter kandungan lebih khusus pada kondisi bayi. Sedangkan pemeriksaan bidan lebih menyeluruh pada kondisi ibu dan bayinya.

Mungkin faktor perbedaan individu juga berpengaruh ya di sini. Tetapi tidak ada salahnya memeriksakan kesehatan Mommy dan bayi pada bidan. Yah, itung-itung cari referensi tambahan lah tentang kondisi kesehatan kita. 

Pemeriksaan pada dokter umum dan dokter gigi juga tak kalah penting lho, Mom. Ini untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara menyeluruh, termasuk juga kesehatan gigi, Apalagi saat hamil, kita berbagi asupan zat gizi, termasuk kalsium, dengan si Kecil. Kekurangan kalsium yang kita konsumsi dapat menyebabkan kalsium tubuh terserap untuk kebutuhan bayi.  

Salah satu yang kena dampaknya adalah tulang gigi. Untuk itulah kita perlu memeriksakan gigi. Pemeriksaan gigi juga berguna untuk mengetahui kondisi gigi kita, sehingga bisa segera mendapat penanganan yang tepat. Apalagi, kondisi Mommy yang sedang hamil kan tidak memungkinkan untuk beberapa tindakan medis, seperti cabut gigi.

Nah, ini untuk mengantisipasi supaya Mommy tidak sampai mengalami masalah gigi yang parah. Gak asik banget kan  kalo misal pas kita hamil terus sakit gigi? Nah, itu dia makanya kita perlu cuzz ke dokter gigi. 

3. Pemeriksaan AnteNatal Care (ANC)

Untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu hamil secara menyeluruh dan mempersiapkan persalinan yang lancar, perlu dilaksanakan pemeriksaan AnteNatal Care (ANC). Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, hingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 2008).

Tujuan ANC adalah :
  • Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin.
  • Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi.
  • Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan.
  • Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
  • Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI Eksklusif.
  • Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal.
  • Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal.
Untuk mendapatkan pelayanan ANC dapat dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, Rumah sakit maupun di klinik dokter praktek swasta atau di bidan. Pelayanan ANC ibu hamil dapat dibantu oleh tenaga kesehatan seperti dokter spesialis ginekologi, dokter, perawat dan bidan (Depkes RI, 2001)

Pemeriksaan ANC minimal 4x selama kehamilan yaitu kehamilan trimester pertama (< 14 Minggu) 1x kunjungan, trimester kedua (14-28 Minggu) 1x kunjungan dan trimester ketiga (28-36 Minggu dan sesudah Minggu ke-36) 2x kunjungan (Saifuddin, 2005). Namun, Idealnya pemeriksaan ANC pertama kali adalah sedini mungkin ketika diketahui terlambat haid 1 bulan, setiap 4 minggu hingga usia kehamilan 28 minggu, setiap 2 minggu sekali dari usia kehamilan 28-36 minggu dan setiap satu minggu sekali dari usia kehamilan 36 minggu hingga waktunya melahirkan.
Informasi lengkap tentang penatalaksanaan ANC dapat Mommy baca di sini ya... ^^

4. Persiapan Perlengkapan Baby


 Mommy pasti rela deh belanjain apa aja buat si baby.

(Foto: Google)
Mommy, sudahkah mempersiapkan keperluan si Kecil? Hmmm, maksud saya belanja untuk keperluan bayi. Apaa.. belanjaa...??  Yeay!! Mommy pasti seneng banget deh kalo denger kata belanja. Toss dulu, ah!! ^^

Belanja keperluan bayi memang sangat menyenangkan, Mulai detik ini, Mommy pasti bakal rela kehilangan budget buat beli sepatu, dress, dan asesories yang selama ini jadi incaran Mommy.

Semuanya akan sirna tergantikan oleh sepatu bayi, baju bayi, topi dan aneka asesories lucu khas anak-anak. Tapi, rasanya kita ikhlas banget deh ya.

Baca juga: 7 Perlengkapan Wajib untuk Bayi Baru Lahir

Kadang ya kalo sudah masuk baby shop itu mata kita nggak tahan banget deh. Pengen borong semua pernak-pernik bayi yang ada di sana. Nah, supaya belanja keperluan bayi ini tidak over budget, Mommy bisa intip tipsberikut ini. Kita harus ingat bahwa bayi mungil kita akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang harus kita siapkan masa depannya sejak sekarang.

Oiya, segera cuci dan setrika baju bayi setelah belanja ya, Mom. Siapkan beberapa baju dan perlengkapan bayi di tas khusus untuk persiapan melahirkan. Buat jaga-jaga saja, saat akan melahirkan Mommy tinggal membawa tas berisi perlengkapan tersebut.

5. Perbanyak Doa dan Ibadah


Perbanyak doa dan ibadah membantu kita lebih tenang jalani kehamilan.

(Foto: Google)
Proses kehamilan yang menakjubkan ini tentu saja terjadi karena kehendak sang Maha Kuasa. Kita hendaknya memperbanyak rasa syukur karena telah diberi kepercayaan untuk mengandung seorang (atau mungkin beberapa orang) anak.

Biasanya saat hamil, ada doa-doa khusus yang bisa kita panjatkan untuk  memohon kekuatan dan kelancaran pada saat persalinan nanti. Selain itu, memperbanyak ibadah juga bisa menambah kedekatan hati kita kepada Tuhan YME.

Hati yang dekat pada-Nya akan menumbuhkan rasa tenang dan ikhlas dalam menjalani proses kehamilan hingga persalinan. Hal ini juga dapat memberikan efek psikologis yang positif bagi calon ibu dan bayi.

Mommy, semoga informasi di atas dapat membantu dalam mengisi masa cuti hamil ya. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas kehamilan Mommy. Semoga diberikan kemudahan dalam proses persalinan nanti. Doa saya, Mommy dan si Kecil sehat-sehat selalu, demikian pula dengan seluruh anggota keluarga Mommy ya.

Oiya, Mom... adakah kegiatan lain yang bisa mengisi masa cuti hamil kita? Tentunya kegiatan yang memberikan kontribusi positif bagi proses kehamilan dan persiapan kelahiran nanti. Silakan share idenya di kolom komen yan Mom... ^^